Pendapatan Waskita Karya dan Anak Usahanya Turun 17,7% di 2025
Gedung Waskita Karya/Dok. Waskita
PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan anak usahanya membukukan pendapatan usaha senilai Rp 8,8 triliun pada 2025. Jumlahnya menurun 17,7% dibandingkan pendapatan usaha pada 2024 senilai Rp 10,7 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Waskita Karya 2025, perusahaan BUMN tersebut memiliki beban pokok pendapatan senilai Rp 7,2 triliun, atau menurun 21,7% dari beban pokok pendapatan tahun sebelumnya senilai Rp 9,2 triliun.
Dengan perhitungan tersebut, Waskita Karya membukukan laba bruto senilai Rp 1,5 triliun, naik 7,4% dari laba tahun sebelumnya. Dari sisi aset, Waskita memiliki total aset senilai Rp 70,7 triliun pada 2025. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, total aset Waskita menurun 8,3% dari Rp 77,1 triliun.
Adapun total aset milik Waskita adalah aset lancar senilai Rp 16,8 triliun, dan aset tidak lancar sebesar Rp 53,8 triliun.
Dari sisi liabilitas dan ekuitas, Waskita mencatat liabilitas jangka pendek sebesar Rp 33,1 triliun. Sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 33,9 triliun. Secara keseluruhan total liabilitas Waskita sebesar Rp 67,06 triliun pada 2025, atau turun 3,09% dari sebelumnya Rp 69,2 triliun pada 2024.
Untuk ekuitas, Waskita Karya membukukan ekuitas sebesar Rp 3,5 triliun pada 2025, turun 53,8% dibandingkan 2024 sebesar Rp 7,8 triliun. Secara keseluruhan total liabilitas dan ekuitas Waskita Karya pada 2025 mencapai Rp 70,7 triliun. Angkanya menurun 8,3% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 77,1 triliun.