WSBP Bukukan Pendapatan Usaha Rp 808,07 M di Semester I/2026
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan pendapatan usaha Rp 808,07 miliar pada Semester I/2026. Pendapatan usaha berasal dari lini bisnis beton precast sebesar Rp 310,30 miliar, readymix dan quarry Rp 180,95 miliar, serta jasa konstruksi Rp 316,81 miliar.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto mengatakan, WSBP pun meningkatkan produktivitas aset dengan mengoptimalkan utilisasi fasilitas produksi. Tujuannya untuk mendukung efektivitas operasional secara berkelanjutan, sehingga menekan beban non-contributing plant dari Rp 17,74 miliar menjadi Rp 5,31 miliar.
Kemudian, kata Fandy, WSBP membukukan beban umum dan administrasi (BUA) sebesar Rp 161,18 miliar pada Semester I/2026. Jumlahnya menurun 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 191,85 miliar.
“Di saat yang sama, berbagai langkah efisiensi serta peningkatan produktivitas juga terus kami lakukan agar operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung penguatan kinerja usaha secara bertahap,” kata Fandy dalam keterangan resminya pada Selasa (14/7).
Karena itu, kata Fandy, WSBP terus mengoptimalkan kapabilitas operasional melalui peningkatan produktivitas fasilitas produksi, pengendalian biaya, dan optimalisasi pemanfaatan aset, serta sumber dayanya. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi operasional.
“Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, menjaga kualitas produk dan layanan, serta melanjutkan berbagai inisiatif efisiensi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Di tengah upaya memperkuat kinerja dan menjaga keberlanjutan usaha, ujar Fandy, WSBP terus memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik.
Komitmen itu diwujudkan melalui pengelolaan perusahaan yang profesional, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, dan pengambilan keputusan yang mengedepankan kepentingan jangka panjang, serta pemangku kepentingan.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja operasional serta menangkap peluang usaha yang mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” tuturnya.