Dirut Bakti Kabarkan Perkembangan Pencarian Awak dan Kapal Pengangkut BTS yang Hilang

0
152

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan langkah pencarian hingga sekarang untuk menemukan awak dan Kapal LCT Cita XX yang hilang kontak di Papua.

Direktur Utama BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar menyatakan saat ini Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian.

“Terkait dengan hilangnya kontak dengan kapal LCT Cita XX yang mengangkut material BTS BAKTI Kominfo, dapat kami sampaikan pencarian terus dilakukan tim pencarian gabungan dengan melibatkan semua pihak yang memiliki informasi dan kapabilitas pencarian SAR,” kata Fadhilah dalam keterangan resminya.

Hingga Senin pagi, 22 Juli 2024, pukul 08.05 WIT, Dirut Fadhilah Mathar menyatakan Tim SAR gabungan melakukan pencarian kapal berjenis LCT GT 145ke wilayah perairan Distrik Pulau Tiga.

“Tim tersebut terdiri atas unsur-unsur TNI Angkatan Laut, Polairud, dan tim SAR daerah. Pada pencarian hari ini, tim SAR gabungan menggunakan satu unit KRI dan satu helikopter,” jelasnya.

Menurut Fadhilah, Tim Pencarian terbagi dalam dua tim. Tim 1 berangkat dari Timika menggunakan Kapal Patkamla Yapero milik TNI AL. Wilayah penyisiran Tim 1 di jalur tengah laut.

Baca Juga :   Indonesia Menjalin Sinergi dengan Telecom Infra Project dan Meta Connectivity

Tim 2 berangkat dari Asmat menggunakan Rigid Inflatable Boats (RIB) Badan SAR Nasional (Basarnas). Tim ini melakukan penyisiran ke daerah perairan dangkal.

Dirut Fadhilah Mathar menjelaskan selain mengangkut 12 orang, Kapal LCT Cita XX  juga membawa material BTS, tower, power, dan VSAT untuk penyediaan sinyal 4G BAKTI Kominfo di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

“Rencananya, material tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun BTS di 7 lokasi yakni, PAP7791 Muara II, PAP6474 Tomondua, PAP6473 Sokamu, PAP2013 Muara 3, PAP2111 Kokamu 2, PAP2012 Keyke, dan PAP2110 Patippi 2,” tuturnya.

Dirut BAKTI Kementerian Kominfo menegaskan terus memantau proses pencarian Kapal LCT Cita XX berangkat dari Timika pada hari Senin 15 Juli 2024 pukul 05.43 WIT. Adapun identitas ke 12 awak KM LCT Cita XX hilang kontak antara lain Junaidi (Kapten), Dedi (Mualim), M. Arif Efendi (KKM), Naikal (Oiler), Rusli (Juru Mudi), Agygera (Koki), Suherman (Pengawas Material Tower), Nimret G. Tua, Lukman Hakim, Samsudin, Asmoro, dan Alhakim.

Baca Juga :   KB Bukopin Mengganti Brand Ambassador BTS Menjadi Aespa

Fadhilah menceritakan perjalanan awak dan kapal yang hilang tersebut. Kapal yang berlayar dari Timika menuju Yahukimo itu hilang kontak sejak hari Rabu, 17 Juli 2024.

“Terakhir, kapal berjenis LCT GT 145 tersebut terakhir berkomunikasi dengan Kapal Prima Jaya yang melintas bersamaan pada Hari Selasa 16 Juli 2024,” tuturnya.

Menurut Dirut Fadhilah Mathar, Kapal Cita XX mengambil jalur pinggir perariran. Ia menjelaskan dari informasi yang disampaikan oleh kru Kapal Prima Jaya, Kapal Cita XX tidak melaju dan posisi mengambil di pinggiran.

Kapal Cita XX berangkat dari Timika pada hari Senin 15 Juli 2024 Pukul 05.43 WITA. Sesuai rencana, Kapal akan tiba di Yahukimo pada hari Kamis, 18 Juli 2024.

“Pada hari Jumat, 19 Juli 2024, Penanggung Jawab Kapal Cita XX, Bapak Mufli, melaporkan posisi kapal Cita yang belum tiba di Pelabuhan Yahukimo kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Timika,” jelas Dirut Fadhilah.

Leave a reply

Iconomics