Gus Alex Ungkap Tiga Pimpinan Komisi VIII DPR dan 24 Anggota Panja Minta 3000 Riyal

0
15
Reporter: Wisnu Yusep

Persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023–2024 kembali memunculkan fakta baru, di mana pimpinan Komisi VIII DPR dan 24 Anggota Panja DPR meminta sejumlah uang untuk kepentingan pribadi saat berada di Arab Saudi. Dalam persidangan korupsi kuota haji tahun 2023-2024, terdakwa Ishfah Abidal Azis atau Gus Alex mengonfirmasi pertemuannya dengan tiga pimpinan Komisi VIII DPR RI di restoran Al Romansiah, Aziziyah, Arab Saudi. Pimpinan Komisi VIII yang meminta bertemu Gus Alex yakni Marwan Dasopang, Abdul Wahid, Ashabul Khafi.

Penegasan pertemuan itu disampaikan Gus Alex ketika mengkonfirmasi salah satu saksi mantan Direktur Bina Umrah dan Haji, Jaja Jaelani yang dihadirkan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (03/09/2026).

Gus Alex pun menjelaskan kepada Jaja bahwa dirinya mendapat permintaan agar bertemu dengan pimpinan komisi VIII DPR dari staf Komisi VIII bernama Yusuf.

“Saya menemui tiga pimpinan Komisi VIII, karena atas permintaan staf Komisi VIII atas nama Yusuf, saya temuin di restoran Al Romansiah Aziziyah. Saudara saksi ingat?” tanya Gus Alex kepada Nanang.

Baca Juga :   BPJS Kesehatan Ingatkan Jemaah Haji Aktifkan Kepesertaan JKN untuk Perlindungan Kesehatan di Tanah Suci

“Ya, itu,” jawab Jaja.

Gus Alex pun kemudian mengkonfirmasi kambali bahwa dalam pertemuan itu dirinya menceritakan adanya permintaan dari salah satu pimpinan Komisi VIII untuk memungut uang dari penyedia katering.

“Saudara saksi ingat bahwa saat pertemuan tersebut saya ceritakan kepada saudara saksi pimpinan Komisi VIII, meminta saya memungut uang dari penyedia katering,” tanya lagi Gus Alex.

“Ya, itu saya dengar,” jawab Jaja.

Gus Alex juga mengkonfirmasi kembali adanya permintaan menyiapkan sejumlah uang untuk keperluan membeli oleh-oleh kepada Jaja.

“Saudara saksi ingat bahwa saat pertemuan tersebut saya diminta menyiapkan sejumlah uang tertentu untuk belanja oleh-oleh. Saudara ingat? Saya ceritakan soal itu?” tanya Gus Alex.

“Ya, itu,” jawab Jaja.

24 Anggota Panja Minta Rp3.000 Riyal

Gus Alex pun selanjutnya mengungkap soal perjalanan dinas luar negeri 24 anggota Panja Komisi VIII DPR ke Arab Saudi. Menurutnya, perjalanan tersebut sudah dibiayai oleh APBN dan dari DIPA DPR.

“Bahwa 24 orang anggota Panja Komisi VIII yang berangkat dinas luar negeri, perjalanan luar negeri ke Saudi itu sudah dibiayai APBN, Saudara tahu?” tanya Gus Alex.

Baca Juga :   Sebagai Wakil Rakyat, Formappi Minta DPR Lebih Kritis kepada Pemerintah

“Ya, dibiayai,” jawab Jaja.

Gus Alex kemudian mengatakan bahwa dirinya pernah menyampaikan kepada Jaja, 24 anggota Panja Komisi VIII DPR awalnya meminta uang masing-masing 3.000 riyal. Namun, ia mengaku hanya mampu menyediakan 1.500 riyal per orang yang bersumber dari uang honornya.

“Saudara saksi ingat bahwa saya sampaikan 24 orang tersebut masing-masing meminta uang pada awalnya 3.000 riyal per orang. Kemudian saya hanya mampu menyiapkan dari uang honor saya per orang 1.500 riyal. Saya pernah ceritakan itu?” tanya Gus Alex lagi.

“Ya, itu,” jawab Jaja.

Gus Alex pun kemudian memastikan identitas tiga pimpinan Komisi VIII yang ditemuinya di restoran yang berada di Arab Saudi itu.

“Tiga orang yang ketemu saya itu pertama adalah Pak Marwan Dasopang, yang kedua Pak Abdul Wahid, yang ketiga Pak Ashabul Kaffi. Betul?” tanya Gus Alex.

“Betul,” jawab Jaja.

Sebagaimana diketahui, dalam perkara ini terdapat empat terdakwa, yakni Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Staf Khusus Yaqut yang bernama Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri yang juga Komisaris PT Raudah Eksati Utama, Asrul Azis Taba.

Baca Juga :   KPK Bakal Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Mereka didakwa bersama-sama telah merugikan negara Rp622.090.207.166,41 lewat dugaan korupsi kuota haji. Selain itu, terdapat 26 orang, 313 penyelenggara Ibadah Haji Khusus, serta sebuah koperasi yang turut diperkaya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics