Nama Disebut di Sidang, Dito Ariotedjo akan Bersaksi Besok di Persidangan Kasus Kuota Haji

0
8
Reporter: Wisnu Yusep

Nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo ikut muncul dalam rangkaian fakta yang terungkap di persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023–2024. Kini, Dito akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Dito dijadwalkan akan hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (10/09/2026) besok. Dito memastikan dirinya telah menerima undangan untuk memberikan kesaksian dan siap memenuhi panggilan tersebut.

“Ya, benar. Saya telah menerima undangan untuk hadir sebagai saksi dalam persidangan perkara kuota haji. Pastinya, saya akan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan,” kata Dito dalam keterangannya yang diterima wartawan, Rabu (09/09/2026).

Sebagaimana diketahui, nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo disebut berada dalam rombongan Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi. Hal itu terungkap saat kuasa hukum Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, mencecar mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Kementerian Agama, Jaja Jaelani, dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (03/09/2026).

Baca Juga :   Skandal Kuota Haji: Bos Kesthuri Diduga Gelontorkan US$406.000 untuk Eks Stafsus Menteri Agama

Awalnya, Jaja menjelaskan mengenai asal-usul usulan tambahan kuota haji sebanyak 20.000 untuk tahun 2024. Menurut dia, usulan tersebut berasal dari Menteri Agama dan kemudian disampaikan kepada Presiden untuk diteruskan kepada pemerintah Arab Saudi.

“Usul Menteri Agama kepada Presiden untuk Presiden yang mengusulkan kepada Arab Saudi Pak, gitu,” ujar Jaja.

Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai dasar pengetahuannya, Jaja justru mengaku mengetahuinya dari informasi yang beredar di media sosial saat Jokowi melakukan kunjungan ke Arab Saudi.

“Bapak dapat pemahaman atau pengetahuan dari mana bahwa kuota tambahan 20.000 itu usulan dari Menteri?” tanya Mellisa.

“Itu di media sosial, saat kunjungan Presiden ke Arab Saudi, Bu,” jawab Jaja.

“Menteri bukan Menteri Agama?” kejar Mellisa.

“Iya, maksudnya begini, saat Presiden berkunjung ke Arab Saudi, di media sosial itu sudah ramai Bu, bahwa akan ada kuota tambahan,” jawab Jaja.

Mellisa kemudian mengonfirmasi apakah Yaqut ikut dalam kunjungan Jokowi ke Arab Saudi tersebut.

“Baik. Menteri Agama ikut nggak Pak waktu itu?” tanya Mellisa.

Baca Juga :   Kemenag Ungkap Keterlambatan Penerbangan Jemaah Haji 2024, 47,5% dari Garuda

“Tidak ikut,” jawab Jaja.

Nggak diajak, kenapa Pak? Bapak tahu tidak?” cecar Mellisa.

Nggak, saya tidak tahu Bu,” jawab Jaja.

Pertanyaan kemudian diarahkan kepada siapa saja yang ikut mendampingi Jokowi. “Yang hadir siapa lagi Pak pada saat meminta kuota itu?” tanya Mellisa.

“Kalau nggak salah Pak Menteri Pemuda dan Olahraga Bu ya,” jawab Jaja.

“Pak Menpora ya. Siapa namanya? Pak Ardito, betul?” tanya Mellisa.

“Iya Menpora,” jawab Jaja.

Penyebutan Dito menjadi sorotan karena terjadi dalam konteks kunjungan Jokowi ke Arab Saudi yang disebut berkaitan dengan pembahasan tambahan kuota haji 20.000. Di sisi lain, Yaqut sebagai Menteri Agama disebut tidak ikut dalam kunjungan tersebut. Mellisa juga sempat menanyakan kepada Jaja mengenai hubungan Dito dengan Fuad Hasan Masyhur.

“Pak Ardito ini saksi tahu juga mantunya dari Pak Fuad ya?” tanya Mellisa.

“Nah itu, awalnya saya belum tahu awalnya,” jawab Jaja.

Leave a reply

Iconomics