Secure Parking Kembangkan Sistem Operasional Berbasis Teknologi Terbaru eNOS dari EPS

0
58
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking Indonesia) mengembangkan sistem operasional berbasis teknologi dari Epsilon Parking System (EPS) menuju sistem terbaru eNOS. Melalui sistem itu, kendaraan dapat dikenali secara otomatis dengan teknologi license plate recognition (LPR).

Deputy General Manager Business Development Regional Secure Parking Indonesia Hendri mengatakan, karena sistem tersebut, maka proses pembayaran parkir dapat dilakukan melalui telepon genggam, dan perangkat pembayaran digital yang tersedia di area parkir.

Sistem operasional itu, kata Hendri, diperkuat dengan berbagai perangkat pendukung seperti pembayaran QRIS, dan teknologi flap lock yang memungkinkan proses pembayaran dilakukan secara mandiri tanpa transaksi manual di pintu keluar parkir. Untuk saat ini, teknologi eNOS telah diterapkan di sejumlah lokasi di Jakarta, dan mulai diperluas ke beberapa kota lain di Indonesia.

Secure Parking, kata Hendri, mengelola sekitar 1.700 lokasi parkir, yang di antaranya meliputi pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, rumah sakit, serta fasilitas publik lainnya. “Tujuan utamanya sederhana, membuat pengalaman parkir menjadi lebih cepat, lebih praktis, dan lebih transparan bagi pengguna,” kata Hendri dalam keterangan resminya pada Jumat (6/3).

Baca Juga :   MBT Hadirkan Solusi Pencadangan dan Replikasi bagi Para Pelaku Usaha

Sementara itu, Deputy General Manager Business Development Jabodetabek Secure Parking Indonesia Ryan Rachmat menambahkan, transformasi layanan parkir digital berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Seiring meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai, dan layanan berbasis aplikasi, sistem parkir dituntut menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi dengan ekosistem.

“Parkir sering menjadi kesan pertama dan terakhir ketika seseorang mengunjungi suatu tempat. Ketika prosesnya tertib dan lancar, pengalaman pengunjung juga terasa lebih nyaman,” kata Ryan.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy Managing Director Secure Parking Indonesia Queenta Sylvia mengatakan, fokus perusahaan ke depan tidak hanya memperkenalkan teknologi baru, tetapi juga memastikan standar layanan yang dapat diterapkan secara konsisten. Upaya itu dijalankan dengan memperluas penerapan sistem digital, peningkatan standar operasional layanan, dan penguatan integrasi teknologi yang mendukung pengalaman parkir yang lebih efisien.

“Di 2026 merupakan fase penguatan implementasi. Bukan sekadar menghadirkan inovasi, tetapi memastikan sistem yang sudah berjalan dapat memberikan pengalaman layanan yang semakin stabil dan konsisten bagi pengguna,” ujar Queenta.

Baca Juga :   Digital Payment akan Menjadi Cara Pembayaran Mainstream

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics