Dicari KPK, Wamen Silmy Karim Sempat Balas Pesan ke Jurnalis

0
24
Reporter: Wisnu Yusep

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim sempat merespons pertanyaan jurnalis terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat.

Namun, beberapa jam kemudian, KPK mengumumkan tengah mencari keberadaan Silmy untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat dihubungi pada Rabu (03/06/2026), Silmy memilih tidak memberikan komentar terkait OTT yang menjerat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

“Selamat sore. Baiknya Pak Menteri yang jawab ya,” ujar Silmy melalui pesan singkat.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat sejak Selasa (02/06/2026) malam.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT tersebut.

“Benar, ada OTT di Imigrasi Jakbar,” kata Fitroh.

Dalam perkembangan penyidikan, KPK mengungkap telah mengamankan belasan orang yang diduga terkait perkara tersebut. Selain Ronald Arman Abdullah, sejumlah ASN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta pihak swasta juga turut diamankan.

Baca Juga :   KPK Dalami Pengisian Kuota Haji Khusus Maktour, Pegawai Biro Milik Fuad Hasan Diperiksa

Tim penyidik KPK tidak hanya bergerak di Jakarta. Pada Rabu (03/06/2026), operasi dan pengumpulan bukti juga dilakukan di sejumlah lokasi di Bali dan Jawa Barat.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, KPK menyita sejumlah barang bukti, antara lain kendaraan roda empat dan roda dua, uang dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta logam mulia emas.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA), baik Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) maupun Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

Pada Rabu petang, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa penyidik masih berupaya mencari keberadaan Silmy Karim terkait penanganan perkara tersebut. Namun hingga kini KPK belum menjelaskan secara rinci status maupun keterkaitan Silmy dalam kasus yang sedang diusut.

KPK menegaskan proses pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti masih terus berlangsung. Lembaga antirasuah itu juga akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai dilakukan.

Leave a reply

Iconomics