Jokowi Pastikan Hilirisasi Akan Terus Berlanjut Meski Masa Jabatannya Nanti Sudah Selesai

0
206
Reporter: Rommy Yudhistira

Program hilirisasi nasional disebut tidak akan berhenti meski masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo nanti sudah selesai. Kepada presiden selanjutnya, Jokowi akan berpesan untuk meneruskan program tersebut.

Menurut Jokowi, bila hilirisasi dapat berjalan dengan baik, pendapatan per kapita nasional akan meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pendapatan per kapita Indonesia pada 10 tahun yang akan datang diperkirakan mencapai US$ 10.900 per kapita.

Jumlah tersebut, kata Jokowi, akan meningkat kembali pada 15 tahun yang akan datang sebesar US$ 15.800 per kapita. Kemudian, pada 2045, pendapatan per kapita diprediksi berada di angka US$ 25.000.

“Nanti akan saya pesan juga kepada presiden berikutnya. Akan saya pesan, jangan sampai menghentikan yang namanya hilirisasi, rugi besar kita,” kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2023 di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (31/8).

Hilirisasi yang dilakukan pemerintah, kata Jokowi, tidak hanya di sektor mineral. Urusan hilirisasi itu juga dilakukan hingga ke tingkat pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Baca Juga :   Presiden Beri Perintah, Menteri Erick akan Beri Perlindungan kepada Petani

Potensi produk bahan mentah yang dimiliki Indonesia, kata Jokowi, harus dikuasai sepenuhnya, sehingga para pelaku usaha tersebut dapat melakukan ekspor barang jadi ke beberapa negara. “Seluruh provinsi harus melakukan ini, dan motornya adalah Hipmi. Karena kreatifitas, inovasi pasti ada di pengusaha-pengusaha muda. Pasti, saya pastikan,” ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan, beberapa komoditas yang berpotensi seperti kopi, rumput laut, dan kelapa sawit harus sepenuhnya diproduksi di dalam negeri. Hal itu dilakukan untuk membuka seluas-luasnya lapangan kerja dan nilai tambah yang diperoleh negara.

“Ini harus menjadi kesadaran kita semua, karena sudah 400 tahun kita ekspor bahan mentah. Sejak VOC. Sekali lagi jangan diterus-teruskan. Meski ditekan Uni Eropa, ditekan dari WTO, ditekan dari IMF, jangan mundur, jangan berhenti,” tutur Jokowi.

Leave a reply

Iconomics